6 Cara Mudah Membuat Puisi Romantis - Jejak Puisi
Berita terbaru
Loading...

6 Cara Mudah Membuat Puisi Romantis


Jejakpuisi - Puisi menjadi sisi puitis dan romantis yang mampu menggugah setiap orang yang mendengarnya, utamanya Anda yang sedang jatuh. Cinta memang hal yang paling umum di dunia ini. Siapa sih yang nggak butuh cinta serta menginginkan hal-hal romantis terjadi dalam dirinya? Semua orang tentu membutuhkannya, bahkan oleh Anda yang mengaku nggak membutuhkan cinta. Nah, berikut ini adalah Cara Mudah Membuat Puisi Romantis!

1. Menggunakan Perasaan Anda


Apa yang Anda rasakan ketika jatuh cinta? Rasakan dan gambarkan seluruh perasaan yang ada. Biarkan perasaan Anda memimpin, dan bukan pikiran. Alirkan setiap kata yang muncul dari rasa cinta yang Anda rasakan. Jangan terlalu memikirkan kata-kata apa yang indah. Tulis saja, dan Anda akan melihat kata-kata yang tersusun dari tuntunan perasaan mempunyai kekuatan puitis serta romantis yang lebih kuat dibanding saat sibuk memikirkan kata-kata apa yang harus dituliskan dalam sebuah kerta.

2. Kenangan Pertama Kali Bertemu


Kenangan Pertama Kali Bertemu selalu mempunyai kesan yang kuat dan mendalam. Jika Anda bingung mencari insipirasi puisi romantis, coba Anda mengingat lagi saat-saat pertama Anda bertemu dengan sang pujaan hati. Atau saat pertama kali Anda menyadari betapa dalam perasaan kepada si doi.

Ingat detailnya, seolah Anda berada kembali ke saat-saat itu. Bayangkan Anda berada dimana, apa saja yang ada di sana, bayangkan situasinya, ramaikah atau sepi? Bayangkan wajahnya, tingkahnya, ekspresinya. Gambarkan melalui dirinya melalui kata-kata yang muncul dari perasaan dan pengalaman Anda saat itu. Jangan tinggalkan hal-hal kecil. Karena bahkan hal-hal kecil atau remeh sekali pun penting dan mampu memberi keindahan dan cita rasa tersendiri dalam setiap puisi.

3. Buat Perbandingan


Saat Anda ingin menulis sebuah puisi cinta kepada seseorang, tentu ia adalah seseorang yang telah memberikan pengaruh yang luar biasa dalam hidup. Agar puisi Anda itu lebih mengenal, coba ingat bagaimana hidup sebelum dan setelah dekat dengan si doi.

Entah hidup Anda menjadi lebih ceria setelah mengenal si doi, atau sebaliknya, hidup menjadi suram karena si doi nggak memiliki perasaan yang sama terhadap Anda, tuliskan saja.

4. Love Your Self


Jangan khawatir jika puisi Anda anda nantinya akan terlalu “cengeng”. Jadilah diri Anda sendiri. Jangan ragu menuangkan sudut pandang dari perasaan Anda ke dalamnya. Buat saja sesuai perasaan yang muncul dalam hati Anda, bahkan perasaan yang teramat dalam, yang bahkan sulit diungkapkan secara lisan. Ingat, puisi yang baik adalah puisi yang datang dari hati.

5. Lupakan Pola


Ini puisi, dan bukan pantun yang mensyaratkan pola yang teratur dalam tiap baitnya. Di dalam pantun, ada aturan bahwa sajak atau rimanya harus AA-BB atau AB-AB, dimana setiap ujung kata di setiap baris memiliki kemiripan bunyi.


Di dalam puisi, hal itu nggak perlu, meski dibolehkan. Puisi-puisi jaman dulu seringkali menggunakan aturan rima dalam polanya. Kini, puisi lebih bebas dan nggak terikat pada rima. Bahkan, puisi-puisi terkenal, banyak sekali yang nggak menerapkan konsep rima ini.
Terlebih lagi dalam puisi romantis, yang menjadi kekuatannya adalah bagaimana perasaan Anda tertuang secara kuat, puitis namun jujur di dalamnya. Bukan bagaimana struktur puisi tersebut terbentuk secara teratur.

6. Sebarkan Rasa Cinta


Prinsip dari puisi adalah pengungkapan yang mewujud dalam rangkaian kalimat berseni. Jadi, kepada bisa merangkai puisi romantis, Anda harus memiliki keinginan kepada mengungkapkan melalui seni berkata-kata. Anda nggak harus menjadi pakar cinta atau pakar puisi kepada hal itu. Karena sejatinya, siapa pun kita, kita semua pasti punya cinta dan punya hak kepada mengungkapkannya secara romantis.

Jadi, setelah mengikuti kumpulan cara membuat puisi tadi, inilah contohnya kepada Anda!

AKU INGIN
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Karya: Sapardi Djoko Damono

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Ingin mengirimkan tulisan kamu di jejakpuisi.com? Hubungin email fawaz.ajja@gmail.com
Done